C++ Tutorial

C++ – I/O

Waktu yang dibutuhkan: 20-30 menit.

Pada kesempatan kali ini kita akan belajar mengenai Input/Output atau yang biasa disingkat I/O pada C++. Sebenarnya pada tutorial sebelumnya kalian telah mengenal fungsi yang digunakan untuk menampilkan text pada console yaitu cout.

Untuk dapat menggunakan fungsi ini kita perlu menggunakan library milik C++ yaitu iostream untuk itulah pada directive preprocessor (syntaxnya berwarna hijau pada Dev-C++) yang ditandai tanda hash (‘#’) library tersebut di-include-kan pada program kita. Dengan syntax sebagai berikut

tanda ‘[]’ menyatakan bagian tersebut harus disesuaikan dengan nama library yang dibutuhkan namun, bagian lainnya harus mengikuti syntax yang telah ditentukan oleh C++ jika ada salah ketik atau salah penggunaan symbol maka akan terjadi compile error pada saat proses compile. Contoh

Contoh compile error
Contoh compile error

Oleh compiler setiap kali terdapat error maka akan disampaikan di bagian bawah Dev-C++ dari pesan “invalid preprocessing directive” kita dapat mengetahui bahwa C++ tidak mengenali inlcude akibat typo yang kita lakukan.

Move on ke bahasan berikutnya yaitu input. Sebenarnya apa sih maksud input ini? Tujuan dari input ini simple yaitu bagimana program yang kita buat dapat berinteraksi dengan user dimana user dapat memberi sebuah input tertentu dan program kita dapat berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan input yang diberikan.

Misalkan kita ingin menggunakan fitur email dari om gugel. Terlebih dahulu kita perlu mengisi data-data yang dibutuhkan seperti nama, ttl, dll. Nah nama, ttl itulah yang dinamai input. Untuk mengambil input dari standard input pada console dapat digunakan fungsi cout fungsi ini sudah termasuk dalam library iostream yang telah kita pelajari sebelumnya.

Oh ya, kalian pasti bertanya-tanya kenapa terdapat fungsi int main() pada program hello world yang telah kita buat sebelumnya. Nah fungsi tersebut merupakan fungsi utama program kita (nah lho apa ini) untuk sementara jangan terlalu diambil pusing yang terpenting jika ingin melakukan sesuatu tuliskanlah perintah anda di dalam fungsi int main ini. Sehingga untuk template gunakan lah struktur di bawah ini:

Untuk menggunakan cin dan cout sangatlah mudah. Syntax keduanya sangat mirip hanya saja berbeda tanda yang digunakan. Untuk cin akan menggunakan tanda ‘>>’ sedangkan cout menggunakan tanda ‘<<‘.

Syntax lebih detailnya adalah sebagai berikut

Pada syntax di atas terlihat bahwa untuk fungsi cin membutuhkan variable. Variable dapat dimisalkan sebagai wadah untuk menampung data yang telah diterima program agar dapat kita gunakan pada proses berikutnya.

Untuk lebih jelasnya cobalah program di bawah ini

 Penjelasan per baris:

  1. Melakukan include library iostream pada program kita.
  2. Biarkan lah seperti ini terlebih dahulu 😀
  3. — dikosongkan —
  4. Deklarasi fungsi utama int main
  5. Deklarasi variable bernama angka. Deklarasi perlu dilakukan agar program mengenali nama variable yang kita inginkan. Sebagai latihan cobalah mengganti-ganti nama variable angka sesuai dengan keinginan kalian lalu jalankan program ini lagi.
  6. Menampilkan text helper bagi user
  7. Meminta input dari user
    Menunggu input
    Menunggu input

    Tanda ‘_’ menunjukkan bahwa user dapat memasukkan input ke program.

  8. Baris ini hanya mengeluarkan sebuah text yang berisi newline ‘\’ pada C++ merupakan escape character dan ‘\n‘ merupakan escape character untuk membuat newline.
  9. Menampilkan sebuah text dan isi dari variable angka. Untuk menampilkan sebuah text literally sebagai text pada console maka perlu digunakan tanda petik dua (“). Yang nantinya pada Dev-C++ kalian akan berwarna biru.
    Yap benar sekali kalian dapat menumpuk tanda ‘<<‘ sampai sepanjang-panjangnya sampai sebelum tanda titik koma.

    Hasil akhir running program
    Hasil akhir running program

Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa setiap satu perintah pada C++ diakhiri dengan tanda semicolon atau titik koma. Jika telah menemui titik koma maka compiler akan mencari perintah yang akan dijalankan berikutnya.

Horee tutorial kali ini telah selesai. Setelah menyelesaikan tutorial ini kalian telah paham tentang:

  1. Menggunakan library lain — perintah include
  2. Meminta sebuah input dari console — perintah cin
  3. Menampilkan output ke layar console (meskipun masih hitam putih :D) — perintah cout

Berikutnya kita akan membahas lebih jauh mengenai variable. Cheers!

One thought on “C++ – I/O

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *